Jumat, 20 Juni 2014

Malam yang dingin, dengan kopi yang tetap hangat.

PERPISAHAN, Begitu mereka menyebutnya... 


Selamat Malam teman-temann..
 
Huahh lama rasanya tak menyapa kalian, Sudah hampir 2 tahun vakum nge-blog. Nda punya alasan lain, selain sedang sibuk dengan aktivitas baru, punya kesibukan di bidang perdagangan (baca: jadi olshop), dan sibuk belajar selama 10 bulan terakhir untuk menyambut salah satu penyebab depresi berat anak-anak Indonesia yaitu, Ujian Nasional. Mendengar kata Ujian mungkin muncul di benak kalian, hal-hal berat yang akan kita lewati. Di Indonesia kata Ujian memang sering dikonotasikan secara negatif, sesuatu yang sangat menakutkan. Padahal jika dilihat dari sudut pandang positif, kata Uji akan merujuk ke suatu keadaan yang harus dilalui tiap manusia untuk menjadi lebih baik lagi. Jika tak ada ujian, kita hanya akan stuck disitu-situ saja. Tidak berkembang dan lama kelamaan akan punah (baca: tak berguna).

Wah.. awalannya saja sudah berat-berat begini, astagaa -__- oke, kali ini saya tidak akan bahas tentang ujian. Malam yang dingin ini, saya akan bahas tentang “ Perpisahan “. Sebuah kata yang terdengar suram, dan mungkin tak satupun yang menginginkannya terjadi. Tetapi, tidak bisa dipungkiri, setiap pertemuan pasti ada perpisahan. 2 hal yang selalu beriringan satu sama lain dan tak terelakkan. Yang terpenting pada perpisahan selalu menyisakan pilihan. Pertama, melupakan semua yang terjadi dan memulai pertemuan dengan orang-orang baru. Atau kamu bisa memilih pilihan kedua, yaitu terus mengingat apa yang pernah terjadi dan menjadikannya pelajaran bagi pertemuan-pertemuan selanjutnya, tentunya dengan orang-orang yang baru pula
J

Berat rasanya harus melewati perpisahan, sebab otomatis kita akan memulai pertemuan baru, dengan orang-orang yang baru. Secara psikologis, kita akan mencoba beradaptasi dengan hal-hal baru tersebut. Tidak sedikit orang yang sudah terlanjur nyaman dengan masa lalunya, sehingga membuat dia sudah ‘tidak bisa’ beradaptasi dengan apa yang sedang dialaminya sekarang. Mereka yang sulit meninggalkan kebiasaan yang sudah lama dilakukannya pasti dikarenakan orang yang harus terpisah dengannya adalah orang-orang yang berARTI dalam hidupnya. Punya tempat special dan mungkin saja tak tergantikan. Ohiya, malam ini perpisahan yang kumaksud adalah perpisahan dalam konteks pertemanan, bukan percintaan. Saya sudah komitmen untuk ndak tulis, tulisan galau lagi. Selain mengurangi kemampuan OTAK. Galau berlebihan akan buat hidup terasa hampa, padahal masih banyak loh nikmat tuhan yang harus kita syukuri. Simpelnya: nikmat kesehatan, yang buat saya tetap bisa menyapa kalian pembaca setiaku
J

Oke, back to the topic. Di kehidupanku sekarang, saya punya teman-teman yang benar-benar keren. Mereka adalah orang-orang yang seru, asik, dan tidak suka menyombongkan diri (walaupun sebagian ada yang punya, hehe). Mungkin saya akan sangat sulit menghilangkan, lebih tepatnya mengurangi kebiasaan-kebiasaan yang sangat sering kulakukan bersama mereka. Seperti, ngumpul-ngumpul bareng, hangout bareng, makan-makan bareng, calla orang bareng. Semuanya akan sangat sulit untuk dilupakan. Mungkin tidak sampai menghilangkan sih, karena kami tentunya masih bisa melakukan itu bersama-sama. Tetapi yang biasanya kami lakukan tiap hari, akan berkurang menjadi ‘sekali-sekali’ apalagi otomatis menginjak SMA nanti, hari-hari akan disibukkan dengan tugas yang menumpuk.

Mungkin tidak ada lagi kata “Brayen, ayo pergi makan dlue..” atau “ pi nonton deh.. ada film keren bde di Bioskop” yang keluar dari mulutku seperti biasa, Sangat teramat berat meninggalkan apa yang sudah dilakukan kurang lebih 3 tahun terakhir, meninggalkan orang-orang yang selama 3 tahun selalu kuliat tiap pagi tanpa rasa bosan sedikitpun. Meninggalkan orang-orang yang menuntut ilmu bersama saya tiap hari. Meninggalkan orang-orang yang selalu menyapa tiap pagi walaupun hanya sekedar “ Pagi didy..” :’)

Orang - orang yang selalu ada ketika saya ngomong, “weh, bantu dlue..” meskipun acap kali suka saling calla satu sama lain, tapi mungkin karena sudah terlalu sering, jadi rasa tersinggung tak pernah hinggap di hati mereka yang teduh itu. Mereka orang-orang hebat yang selalu support dan apresiasi apa yang kulakukan, begitupun sebaliknya. Apa yang mereka lakukan akan mendapat dukungan dari saya. Mereka bukan sekedar teman, tetapi juga keluarga kedua buat saya.

My second family, tempat bagi-bagi cerita, tempat galau-galau bersama, tempat main-main sama, tempat menyandarkan hati ketika butuh nasehat dari seorang teman. Teman-teman yang betul teman, bukan mereka yang lari ketika terkena musibah. Hatiku tersentuh ketika tahun lalu saya dapat musibah, mereka betul-betul support saya, baik dari segi materi maupun psikologis. Teringat kata-kata dari salahsatu teman “Sabarko nah.. cobaan ji ini, nanti ada gantinya” atau “ Jangko pindah bde didy, kangenki semua pasti sama kau” yang betul-betul buat saya sadar, kalo saya ada di tengah-tengah mereka. Berusaha untuk saling bantu, dan saling menghangatkan ketika salah satu dari kami terkena hipotermia dunia.

Ketika lagi nulis ini, lagu di Handphone sedang memutar, It’s not over – nya Secondhand Serenade. Dan akhirnya menyadarkan saya kalo ini memang belum berakhir, kami masih bisa ketemu tetapi bukan di tempat yang sama lagi, bukan di tempat yang sering kami banggakan. Melainkan di waktu-waktu ke depan, di saat kami tak satu sekolah lagi, tapi masih menyandang status “sahabatan”. Sebuah status yang tidak akan pernah memiliki kata depan “mantan”. Status yang akan terus melekat pada mereka. Karena bagi saya, tidak ada mantan sahabat. Mereka akan tetap punya tempat tersendiri di hatiku, walaupun mungkin 5-10 tahun ke depan. Saya akan tetap menjadi didy yang nyeleneh, dan suka lontarkan lelucon spontan ke mereka. Tidak ada yang berubah, mungkin suasana yang akan sedikit berbeda ketimbang saat kami masih sekelas dulu J

Terimakasih teman-teman sudah jadi teman yang terbaik buat saya, terimakasih atas segala yang kalian pernah lakukan untuk saya. Dan Mohon maaf jika ada perkataanku yang buat hati kalian pernah atau masih tidak sreg. Kalian adalah teman terbaik yang pernah saya miliki, teman-teman yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidup saya. The true friends, yang sering sadarkan saya ketika saya kelewat batas. Tulisanku ini ku-dedikasikan untuk teman-teman The cihoxxx, Khususnya Brayen, Achmad, Reski, Bimo. 4 orang yang sangat berharga dihidupku, teman-teman A10, B10, C10. (Yang tidak bisa disebutkan namanya satu-persatu) Teman-teman Thesoms2014, adek-adek kelas yang pernah kenal sama saya. teman-teman yang merasa pernah kenal sama saya atau pernah dengar nama saya baik itu anak SMP 7 maupun SMP 5 dan Sekolah lainnya. Kalian benar-benar HEBAT, Saya senang dan amat beruntung punya teman seperti kalian. Pertama kali dalam hidup saya, saya merasa tidak sendiri melewati masalah.

Akhir kata, Tulisan ini berhasil buat saya nangis bahagia :’D Nangis karena harus berpisah dengan orang-orang yang (sekali lagi) sangat HEBAT! Dan Bahagia karena ditakdirkan untuk berteman dengan orang-orang seperti mereka. Izinkan saya, untuk mengutip quotes Dari tokoh kartun legendaris, Spongebobs Squarepants yang pernah berkata:

“Jika uang dapat membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali “

SELAMAT MALAM DUNIA! BIG THANKS FOR READING MY BLOG
( @ahmadryadi_)
 

Senin, 24 Juni 2013


Kalimat-Kalimat Sakti Cewek

"Sayang.. Kamu mau aku anter pulang?" Seorang cowok ngomong ke ceweknya setelah kelar dinner.
"Nggak usah.. Aku bisa sendiri kok.. Gapapa.." Cewek itu tersenyum canggung.
"Serius? Ya udah deh.. Ati-ati ya.."

Lima menit kemudian, cewek itu ngetweet: "Dasar cowok nggak peka!" #nomention

Gue suka nggak ngerti sama sifat cewek. Di mata gue, mereka itu pengin dimengerti dengan cara yang susah dimengerti. Kadang sesalah-salahnya mereka, mereka punya kemampuan untuk membuat si cowok merasa lebih bersalah. So, hari ini gue mau bahas soal beberapa kalimat sakti yang pernah gue denger dari cewek. Cekidot!

Nah.. Kalo dulu gue pernah bahas Beberapa Penyakit Cowok, sekarang gue bakal bahas beberapa kalimat sakti cewek. Intinya kalimat-kalimat ini udah pernah gue denger dari cewek kepada cowok pas lagi berantem. Entah itu pacarnya temen sebelah kamar kost gue, entah itu cewek yang lagi berantem di cafe langganan gue, dan sebagian pertengkaran ini emang pernah gue denger di jamban umum. Berikut ini adalah kalimat-kalimat sakti itu:

1. Lo Tuh Emang Nggak Peka

Seperti di pembuka postingan ini, gue sering banget nemu kasus di mana cewek ngucapin kalimat "Lo tuh emang nggak peka" ke cowok saat dia sudah merasa kesal. Kesal di sini mungkin karena kode-nya gagal diterima oleh si cowok. Contoh simpelnya kayak gini, ada cowok dan cewek lagi jalan. Nah, si cewek cuma pake tank-top. Terus kebetulan itu suasananya abis ujan. Si cewek sedikit menggigil kedinginan. Terus cowoknya ngeliat kejadian itu, lalu dia menawarkan sesuatu.

"Kamu kedinginan ya? Ini pake Jaketku.."
"Ah.. Nggak kok.. Udah biasa.."
"Oh... Ya udah deh.. Syukur kalo kamu ternyata cewek kuat.."
"He'eh.."

Sepulangnya dari ngedate tadi, si cewek update status BBM: "Lo Tuh Emang Nggak Peka!"

Si pihak cowok tentunya nggak ngerasa itu status update buat dia dong. Soalnya si cowok udah merasa peka dan nawarin jaketnya pas ngeliat si cewek kedinginan. Si cowok nggak mau maksain si cewek buat make jaketnya lah kalo ceweknya udah nolak. Takut dikira cowok yang suka maksain kehendak ntar.. Jadi cowok itu mikir tuh status update buat orang lain. Tapi pada kenyataannya, tuh status BBM emang buat cowok tadi. Nah loh?! Nggak ngerti kan maksud tuh cewek apa? Gue juga!

2. Pilih Mana.....?

Kadang hidup memberi kita beberapa pilihan yang sulit. Tapi pilihan-pilihan yang disediakan oleh hidup, nggak pernah sesulit pilihan yang dikasih sama cewek. Gue sering liat kalo ada cewek sama cowok lagi debat, si cewek bisa ngasih skak-mat ke cowoknya dengan "Pilihan" ini. Berikut adalah salah satu contoh kasusnya. Si cewek ngajakin cowoknya ke salon. Sayangnya di jam yang sama si cowok harus ketemu dosen pembimbing skripsinya.

"Anter aku nyalon ya.. Bulu kakiku mulai gimbal dan ubanan nih sayang.."

"Umm.. Aduh.. Gimana ya.. Aku ada janji buat bimbingan skripsi.. Besok aja ya.." Si cowok mulai garuk-garuk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.

"Tapi apa kamu nggak liat kakiku bentuknya udah kayak kemoceng Rusia gini?!" Cewek itu menatap mata cowoknya dengan tatapan penuh harapan.

"Gimana lagi.. Bimbingannya hari ini.."

"Oke.. Kamu pilih aku, atau skripsi kamu?!" Si cewek mengeluarkan taring dari hidung.

Yup.. Skak-mat. Nggak heran kalo endingnya cowok itu akhirnya nggak lulus-lulus kuliah karena batal bimbingan skripsi mulu. Soalnya tiap kali mau skripsi, dia dikasih "Pilihan" yang berat tadi.. Kasian.

3. Iya.. Emang aku kok yang salah.. Kamu yang selalu bener.

Suatu hari si Supri mau nonton sama Ningsih di bioskop. Di jalan, Ningsih ketemu mantannya. Ningsih lupa ngenalin Supri ke mantannya karena terlalu asyik reunian sama mantannya itu sampe lehernya merah-merah.

Di situ Supri tersinggung dong. Soalnya Supri itu udah resmi jadi pacar Ningsih. Terus Supri protes,

"Kok aku nggak kamu kenalin sama mantanmu, tadi?"

"Maaf, lupa.." Ningsih menjawab dengan santainya.

"Nggak boleh gitu dong sayang.. Namanya itu kamu nggak nganggep aku.."

"Kan aku udah bilang, aku khilaf.." Ningsih mulai mengerutkan dahi sambil menggigit-gigit bibirnya.

"Ya udah.. Besok jangan diulangi lagi ya.." Supri tersenyum lega.

"Iya deh.. Iya.. Emang aku kok yang selalu salah.. Kamu yang selalu bener.. Makanya cuma aku yang kena marah mulu.." Bibir ningsih mulai membentuk pola bulat seperti gunung berapi yang miring ke kiri.

"Lha? Bukan git....."

"IYA.. AKU YANG SALAH!! PUAS?!"

"....."

Ini kenyataan loh.. Mihihihihi...

4. Ntah aku yang terlalu berharap ke kamu, atau kamunya yang nggak bisa diharapkan..

Kadang ada aja cara cewek buat maksa cowok ngelakuin sesuatu. Jadi gue pernah denger perdebatan temen sebelah kamar kost gue sama pacarnya. Saat itu gue denger pacarnya bilang,

"Duh sayang.. mendadak aku dapet nih.. Mana gak bawa pembalut!"

"Wah.. Terus gimana dong?! Gak bisa beli?" Cowok itu nepok jidatnya.

"Mana mungkin aku keluar dalam keadaan kayak gini?!"

"Terus?"

"Beliin aku pembalut dong.." Cewek itu memohon belas kasihan cowoknya.

"HAH?! Aku kan cowok.. masak disuruh beli gituan?!"

"Ya ampun.. Baru disuruh kayak gitu doang nggak mau.. Cowok macam apa kamu ini?! Gimana kalo besok kita nikah, terus kamu aku suruh beli popok, beli susu, blablablalba.." Cewek itu mulai lompat-lompat di atas meja.

"Itu kan kasusnya beda.." Cowoknya juga masih mencoba membela diri.

"Aishhh... Ntah aku yang terlalu berharap ke kamu, atau kamunya yang emang nggak pernah bisa diharapkan.."

"*JLEB!!*" ini suara muncul dari dalam dada si cowok.

Lima menit kemudian, cowok itu bergegas ke indomaret. Beli pembalut, tentunya dia pake topeng Batman dan pake Hotpants.

5. Cowok tuh di mana-mana sama aja!

Kalian mungkin nggak asing sama kalimat ini. Begitu juga gue. Jadi gue pernah denger cewek seumuran Aurel Hermansyah lagi berantem sama cowoknya di cafe. Endingnya cewek itu nyeletuk,"Halah.. Cowok di mana-mana sama aja! Nggak ada yang bener!".

Di situ gue pengen banget ngelurusin. Cowok itu tipenya banyak kok. Ada yang ganteng, ada yang jelek, ada yang macho, ada yang ngondek, macem-macem! Jadi jangan pernah menganggap semua cowok itu sama, kalo tuh cewek sendiri yang sering terjebak pada selera yang sama.

6. Kalo udah gak ada temen aja, baru dateng.

Kadang cowok emang suka larut dalam kesibukan mereka. Sampe-sampe mereka lupa buat sekedar ngabarin pacarnya. Tapi itulah cowok. Mereka kadang lebih suka ketemu, daripada cuma sekedar ngabarin dan bilang rindu. Cowok itu lebih suka menunjukan isi hatinya dengan perbuatan, daripada cuma sekedar lisan. Dan kadang, saat mereka baru punya waktu untuk ngelakuin itu, si cewek udah bete duluan. Yap.. Endingnya bukannya kalimat "Aku juga rindu kamu" yang menjadi jawaban si cewek.. Tapi, "Kalo udah gak ada temen, aja.. Baru dateng ke aku.. Kalo lagi ada temen, lupa sama aku.."

Dan kalimat itu adalah kalimat penghancur mood paling luar biasa bagi cowok loh.. Bikin ngerasa bersalah iya, bikin nyesel udah ngorbanin waktu buat ketemu, iya.

7. Selama ini kamu nganggep aku apa?

Supri deket sama Ningsih udah cukup lama. Mereka kenal, kira-kira udah 50 tahun lamanya. Sudah banyak hal yang mereka lakuin bersama. Dan kemungkinan di dalam hati masing-masing udah tumbuh benih-benih asmara. Tapi Supri nggak pernah berani mengungkapkan isi hatinya karena dia takut hubungan cinta akan merusak persahabatannya. Sedangkan Ningsih sebenarnya udah lama nungguin Supri buat bilang cinta kepadanya. Sampe akhirnya Ningsih nemu titik jenuh penantian itu. Ningsih pun dideketin cowok lain. Cowok yang juga care ke dia.

Terus Ningsih curhat ke Supri, "Pri.. Menurut kamu, si Harno itu cowok yang gimana?"

"Hmm.. Dia cowok baik kok.. Kan dia care gitu sama kamu.."

"Terus, kalo misal Harno ngajakin aku jadian sama dia, gimana?" Dahi Ningsih berkerut.


"Y-ya.. selama kamu juga ngerasa nyaman sama dia, kenapa ditolak?" Supri menepuk pundak Ningsih.

"Huuuhh!! Sebenernya selama ini kamu nganggep aku ini apamu sih?!"


"...."

Yup.. Kalo udah di posisi Supri kayak gini, tentunya Supri bakal ngerasa kayak "ditodong. Dan pilihannya cuma 2:

1. Ngakuin isi hatinya kepada Ningsih.
2. Sok tegar dan ngedukung hubungan Ningsih sama Harno, meski harus membohongi diri sendiri.

Benar-benar kalimat yang sakti..

8. Terserah

Ini kata pamungkas yang paling-super-duper-maha-sakti. Kalo cewek udah ngeluarin kalimat ini, si cowok nggak bakal bisa jawab "Ya" atau "Tidak". Sama-sama bakal ancur deh intinya. Saking seremnya nih kata "terserah", gue ampe nggak ngerti lagi gimana cara ngasih contohnya. Gue nggak kuat iman.

Intinya, kalo cewek udah ngeluarin kata "terserah", si cowok nggak bakal punya kesempatan untuk membela diri atau memperbaiki keadaan. Bahkan mau kabur pun juga nggak bisa, karena kalo si cowok kabur setelah dikatain "Terserah" sama ceweknya, tuh cewek bakal memberondong dia dengan kalimat, "Lagi kayak gini kamu malah kabur gitu aja?! Selama ini kamu nganggep aku apa? Kamu tuh emang nggak peka ya! Ntah aku yang terlalu berharap ke kamu, atau kamu yang emang nggak pernah bisa diharapkan!"

Lalu cowok itu pun meninggal dunia.

Yap.. Itu tadi beberapa kalimat sakti yang jadi jurus pamungkas cewek kalo lagi debat sama cowok. Nggak semua cewek pernah ngelakuin jurus-jurus di atas sih.. Tapi secara umum, kasus-kasus di atas emang sering terjadi.

Akhir kata, Sampai jumpa ditulisan-tulisan gue selanjutnya. Ciao!

Senin, 17 Juni 2013

TITIPAN



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dan Selamat malam ~
Lama gak berjumpa, lama gak menulis, dan lama gak menumpahkan unek-unek dalam otak yang nyaris Menuhin otak saya akhir-akhir ini. Puji syukur, masih diberikan kesehatan oleh Allah Swt. Biar bisa menyapa kalian semua lagi. Malam ini Senin, 17 Juni 2013 gue terduduk diam, di sudut rumah kerabat dekat mama di daerah tenggara pulau Sulawesi, ekspektasi yang udah di atas wajar mengalahkan segerombolan nyamuk yang mungkin berniat nemenin saya malam ini haha, Okeh demi efisiensi waktu tanpa banyak bacot, kita mulaaaiiii…. ~

Kali ini masih seperti eposide yang dulu, masih berisi tentang sekelabat curhatan tentang beberapa pengalaman yang akhir-akhir ini memang sangat menyiksa dan menguras pikiran, beberapa waktu lalu saya atau lebih tepatnya KAMI terkena musibah yang membuat hidup kami berubah 180derajat, mengubah kami yang biasanya tidur nyenyak dengan sorot lampu terang menjadi sekelompok orang yang tidur di atas ubin dengan tikar seadanya yang jauh dari kata benderang. Yup, kita semua gak bisa menyalahkan salah satu pihak untuk dijadikan yang bersalah, mungkin ini kali ya yang orang bilang “GOD PLANING”
J

Berawal dari sabtu kelam di bulan maret yang mungkin menjadi weekend tersuram dalam hidup saya, si merah mengamuk dengan gagahnya menghancurkan harapan, impian dan membuyarkan masa depan yang telah dirintis para korban mungkin termasuk saya. Sesuatu yang bertahun-tahun dicapai orangtua saya habis hanya dengan waktu yang terbilang cukup singkat, Habis tanpa sisa meninggalkan sekelumit kenangan yang bikin hati saya cukup risau kalo  mengingat-ingat apa yang udah pernah saya miliki. Jujur, saya marah, saya kesal, dengan si pemilik rumah tempat awal dari mimpi buruk itu terjadi, entah pikiran apa yang telah mempengaruhi saya hingga timbul rasa dendam dan ingin menghardik.

Terlepas dari itu. Sejalan dengan waktu, saya mulai terbiasa dengan semuanya, terbiasa dengan keterbatasan, terbiasa dengan ketidakmampuan yang notabene “dulu” mampu saya lakukan. Saya mulai berpendapat, bahwa semua ini hanya titipan yang sewaktu-waktu, tuhan dapat ambil dengan semaunya jika dia merasa bahwa saya tidak pantas atau memperlakukan titipan itu dengan tidak bijak haha, pikiran yang terus saya bina untuk melawan rasa dongkol jika kembali teringat apa yang pernah saya miliki. Butuh waktu yang gak singkat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan saya yang baru, ya,.. disini juga peran mama saya sangat terlihat, dia gak mau terlihat sedih apalagi nangis di depan saya, karena dia tau itu hanya buat saya kembali flashback ke belakang. Dia berusaha menguatkan saya untuk tetap menegakkan kepala dan tidak berpangku tangan atas apa yang saya hadapi, she is my inspiration J

Saya teringat dengan kata-katanya ketika pertama kali bertemu sehabis di kabari tentang musibah itu, dia menatap saya dengan penuh keyakinan dan bilang “ Sudah nak, ndak usah ditangisi itu cuman titipan. Nanti ketika kita sudah siap, pasti kita akan dititipkan lagi “.

Perlahan saya  sadar, mungkin ini juga bagian dari kesalahan saya. Mungkin tuhan beranggapan kalo saya sudah memperlakukan titipan-Nya ini dengan tidak bijak sehingga saya diberi pelajaran agar lebih menghargai setiap titipannya sekecil apapun itu. Kali ini saya baru benar-benar sadar, rasanya kehilangan, dan berusaha menghargai itu ketika diberi lagi. Banyak orang di luar sana yang bekerja keras, mengeksplor seluruh kemampuannya hanya untuk merasakan yang namanya “memiliki sesuatu yang diinginkan” mungkin karena saya gak melewati tahap “bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu” itu, membuat saya jadi lupa diri, lupa kalo benda mati juga ingin diperlakukan secara bijak.


Be Patient and Be Strong terus tertanam di otak saya yang, karena hanya dengan dua variabel itu, saya bisa tetap menegakkan kepala untuk melangkah kedepan. And Then, Semua kejadian ini saya ambil hikmahnya aja, Tuhan memberi cobaan bukan karena dia benci dengan mahluknya itu, tuhan memberi cobaan karena dia sayang sama saya, dia peduli sama saya, dia gak ingin saya lupa diri. Dia ingin mengingatkan kami bahwa ITU miliknya, tidak ada yang ingin semuanya terjadi, tidak ada yang perlu disalahkan, mungkin sekarang waktunya untuk koreksi diri masing-masing. Sudahkah anda perlakukan titipan tuhan itu secara Bijak? Sekian dulu ya ~

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
J

Senin, 24 Desember 2012


                         THIS IS PERJUANGAN ^_^


Assalamualaikum Wa Rahmatullahi Wabarakatuh :D


Selamat Malam, Siang, Sore, Subuh Kawan-kawan Pembaca Blog Usang gue ini :) Maap yak udah sekitar 2 Bulan enggak posting lagi. Dikarenakan Sibuk Ngeforum, Sibuk buat Belajar Persiapan UAS, Sibuk Ngasih Makan Anak Ayam, Sibuk Intipin Tetangga #Abaikan, dan Sibuk Mencari CINTA #eaaa~ . Oh iya, tau kagak, gue udah resmi loh Melepas status Duda *eh, Jomblo Ngenes Maksudnya, Kali ini enggak mau ngasih tau Identitas dia. Soalnya gue takut kalian malah ngebully dia, kaya kasus yang kemaren-kemaren itu. Setelah dengar Berita kalo gue udah gak jomblo lagi gue yakin, 99% dari kalian akan berpikiran " Cewek mana lagi tuh yang dibego-begoin sama si Didy" dan 1% nya lagi akan Berpikir " Katarak kali tuh Cewek " Yah Begitulah, Kalian Emang suka iri sama gue wkakak XD gue Tekankan sama lagi ke Kalian, Gue enggak bego-begoin dia, dan Mata dia Enggak katarak, Baik-baik aja #KemarenUdahPeriksa So, gue rasa dia TULUS kok :p Dan sebagai Pembuka Tulisan Najis gue ini, gue cuman Mau bilang " SETOOOPPPP Berpikiran kalo gue enggak Laku, Karena gue Maho -_- Gue NORMAL~ gue cuman lagi nyari orang yang tepat buat jatuhin Cinta gue :p Dan Menurut gue, I GET IT !! Enjoy~




Semuanya Berawal dari Hal yang biasa menjadi enggak biasa, Hahahah, Hal yang membuat gue bisa tiba-tiba sayang kepada orang yang enggak pernah gue bayangin. Gue enggak pernah sedikitpun berpikir kalo cewek yang dulu gue anggap temen biasa menjadi seseorang yang penting dalam hidup gue :)) Lucu, tapi Nyata, Cinta Terkadang emang sulit buat ditebak!  Berawal dari Keinginan gue buat Melepas status Jomblo Ngenes, gue pun Lakuin Observasi dan Pengamatan ke beberapa cewek. Why? Karena gue mau punya pacar seperti Punya Ibu, cuman 1 untuk Selamanya, makanya gue Harus lakuin Seleksi yang sangat mendalam, biar gue enggak salah jatuhin pilihan :D Tanpa gue pikirin sebelumnya, Pilihan jatuh ke dia. Gue enggak mau Munafik jadi orang, Jujur dia emang pas banget dengan kriteria itu, Pintar, Baik, Sopan, Rajin Sholat, Imut dan Rambut Keritingnya yang makin membuat wajahnya begitu eksotik #DikitLebay XD


Gue Memulai PDKT gue dengan cara yang biasa, deketin pelan-pelan, Memulai KeGRan biar dia Secara Tidak Langsung tau dari sikap yang gue tunjukkin ke Dia, Sampe Tiba saatnya, Ternyata dia udah Tau sebelumnya kalo gue suka sama dia. Singkat Cerita, gue Nyatain perasaan gue ke dia, Awalnya jawabannya “ Ditolak “ Tapi Karena gue minta waktu buat Nunjukin Rasa Sayang gue ke dia, akhirnya dia mo ngasih waktu itu. Selama Kurun Waktu yang Gak terbatas itu, gue terus nunjukin kalo gue ini orang yang tepat buat di samping dia, Orang yang Sayang ke dia Tulus, enggak main-main dan bukan berdasarkan Nafsu ! Dan Disitulah gue juga dapat Belajar bahwa Semakin Lama kita Menunggu untuk Mendapatkan Sesuatu yang Berharga, Maka kita akan Semakin Menghargainya ketika Telah menjadi milik kita :)) Perjuangan gue emang enggak gampang sob, gue harus merubah Rasa sayang yang sama sekali enggak ada, menjadi ADA !! Awalnya gue pesimis tapi suatu malam, gue merenung dan Berpikir, Untuk mendapatkan sesuatu yang Berharga memang perlu Perjuangan, inilah perjuangan yang harus gue tempuh, setelah malam itu gue Makin Semangat buat Ngejar dia. Makin Hari, gue mulai Makin tau Dia yang sebenarnya. Gue yang dulunya sama sekali enggak tau kalo dia punya penyakit, sekarang jadi Tau. Gue yang dulunya Cuek dengan diri sendiri, sekarang berbalik perhatian ke orang lain. Gue yang dulunya rada-rada Nakal, Udah Menghentikan sifat gue yang gak baik itu. Pokoknya Dia Sukses Merubah Hidup gue 180 derajat :’)


Suatu Malam di tanggal 24 Oktober, Seperti biasa, gue SMS-an sama dia, Nyari topik bahasan. Tanpa diduga dia akhirnya ngasih gue jawaban saat itu, jawaban yang bikin perasaan gue campur aduk banget. Yup !! Dia Nerima gue, Jujur Seketika waktu itu gue langsung kalang kabut, bahkan buat minum pun gelas yang gue pake pecah saking gemeterannya, Untung waktu itu gue enggak sempet Lari telanjang keliling kampung karena hari udah malam dan gue juga takut disangkain kalajengking raksasa di berakhir di tembaK oleh Angkatan Darat XD


And Then, Kamipun Pacaran dengan satu syarat yang sebenernya sulit gue lepasin yaitu “ Berhenti buat ALAY “, Mungkin yang udah sering baca blog gue pasti tau, kalo Alay dan Didy itu seperti satu kesatuan yang sulit dipisahkan, Tapi demi Dia apapun gue lakuin !! gue Mulai berhenti alay, Udah rada-rada Kalem dan semua hal yang berabu alay gue hentikan dalam Hidup gue. Hasilnya? Kadar alay gue berkurang dan bahkan dia pernah bilang kalo alay gue udah enggak keliatan lagi ^_^ Perjuangan yang bener-bener kerasa banget, Semuanya gue korbanin buat dia, waktu tenaga pikiran.. Everything! Karena gue yakin, gue enggak salah jatuhin pilihan. Dia orang yang tepat gue cintai, Dia orang yang Pantas buat gue sayangi, Dan dia CINTA SEJATI gue !!


Cuman dia Satu-satunya Cewek selain Nyokap gue yang bisa buat gue menitikkan air mata, padahal gue dulu pernah janji sama diri gue sendiri, kalo gue paling ANTI yang Namanya nangisin cewek, Tapi gue ngelanggar karena gue baru Ngerasain Yang Namanya KEHILANGAN. GUE SAYANG DIA !!


Saat gue Ngetik Tulisan ini, Playlist di Handphone Sedang Mutarin One and Only nya Adele, Persis dengan yang sedang gue rasain sekarang. Pengen jadiin dia One and Only dalam Hidup gue, Pengen jadiin dia Princess di Hati gue, Pengen Hembusin Nafas Terakhir gue di samping dia. Tanpa sadar, Air Mata gue pun Jatuh Lagi, Hahahah Lucu kedengarannya Seorang Didy nangis karena Lagu, tapi sebenernya Bukan Hanya itu Penyebabnya. Udah Lebih dari Seminggu gue Enggak ketemu sama dia, Rasa Kangen yang Menyerang gue Secara Frontal dan Jujur, enggak bisa gue tahan. Ini masih Seminggu, Rasa Kangen gue mungkin akan Tertahan Lebih Lama lagi Hingga 2 Minggu ke Depan. Namun, Selama Kami Berdua masih bisa sama-sama Liat Bulan, Niscaya Hati gue akan Terasa dekat dengan dia
J


Saat Dekat dengan dia gue merasa nyaman, Gue merasa dia cewek yang bisa membuat gue merasa Dihargai, Dia cewek yang enggak pernah berusaha mengubah gue menjadi yang dia Mau, dia Cewek yang bisa Sayang ke gue Apa Adanya atau ketika gue Menjadi Diri sendiri !! Tidak Membanding-Bandingkan gue dengan orang lain dan Tidak Pernah Memaksa gue menjadi yang dia Mau. Bagi gue Sifat-sifatnya itulah, Yang Membuat gue mendapatkan sosok yang selama ini gue cari-cari. Tapi, Terkadang juga gue sedih dengan Keadaan yang dia alamin, FYI, Dia sering sakit-sakitan, Dibalik Senyuman Tegar yang biasa dia Tebarkan Ternyata dia Lagi Mendam Rasa sakit yang enggak bisa gue bayangkan, Harus gue Akui dia Cewek HEBAT !! sama dengan Nyokap gue :’) Gue sering Sedih ketika dia lagi sakit, gue enggak tega ngeliat dia Menderita dengan Penyakitnya, gue enggak bisa Liat dia Sendirian Ngelawan ini. Tiap Hari gue Selalu Nyebut dia dalam doa-doa gue, Berharap orang-orang yang gue sayang di Dunia ini, bisa Sembuh dari penyakitnya dan bisa Bahagia bersama gue, Gue sering bertanya-tanya ke Allah. Kenapasih enggak gue aja yang ngalamin itu, kenapasih enggak dibiarin aja dia Mendapat Kebahagiaan, Biar gue yang Nanggung Semua Penyakitnya, Biar gue yang Nanggung semua Penderitaannya, Biarin dia Bahagia Tanpa Beban. Bagi gue, Kebahagiaan gue yang Sempurna itu adalah Ketika dia bisa Mendapat Senyum Bahagia dan Membaginya ke gue, Karena disitulah gue Mendapat Sebagian dari Semangat Hidup :’) Dia Semangat Hidup gue yang Real, dia Orang yang selalu bisa Membuat gue Senyum, Dia orang yang Selalu bisa buat gue Tertawa, Dia orang yang selalu ada Di Samping gue saat Lagi Suka dan Duka, Dia orang yang selalu Nyemangatin gue ketika, Segudang Masalah sedang gue alamin,
She is very Special For Me.


Dia adalah Orang yang bisa gue anggap Pacar sekaligus jadi Adik dan Pendengar yang Baik. Gue Selalu Berusaha Menjadi yang Terbaik buat Dia, Selalu mau Ngertiin dia, dan Ingin Menjadi Kakak yang Baik buat Dia :)) Walaupun dia Rada-rada Lemot dan Suka Lupa sama janjinya, Tapi gue Maklumin itu Namanya juga Manusia, Pasti ada Kekurangannya, ^_^ Bener gak mot?!

Tulisan ini sengaja gue buat Spesial buat Miss. Lemot, Laila Syukur :* Gue berharap di Anniv 2 Month ini, Kami Bisa ngelewatin semua Masalahnya sama-sama, Bisa ngebicarain masalahnya baik-baik tanpa Emosi, Bisa saling Mengisi Kekurangan, bisa saling Support ^_^ Jangan suka marah sama kakak lagi ya? Kalo Suka Marah Ntar Imutnya Hilang loh! XD :v Kakak Sayang Lemot :*


Dan Sebagai Akhir dari postingan gue kali ini, Pengen minta maaf karena sempet vakum dari dunia Tulis Menulis dikarena satu dan Lain hal :D Dan Terima Kasih Udah mau nyempetin waktu buat sekedar membaca Tulisan Newbie ini ^_^

Sekali Lagi, Happy Anniversarry 2 Month w/ Laila :D
Longlast and Keep Romantic Forever
J
I LOVE U !! #24102012

#DBSLLSDS :*

Sekian Tulisan gue kali ini , sampai Jumpa ditulisan – tulisan gue selanjutnya, Keep Spirit and Smile All !! Babayy..

Original Post and Created By AHMAD RYADI ^_^